Oleh: Tessa Stuart
12 Oktober 2016
Sumber: Rolling Stone

Donald Trump terpaksa menjual Miss Universe Organization—yang juga mencakup program sister scholarship Miss USA dan Miss Teen USA—pada 2015 setelah komentar provokatifnya tentang orang Meksiko membuat TV-TV penyiar, NBC dan Univision, pergi. Tapi Trump memiliki kontes kecantikan itu selama hampir dua dasawarsa, dan selama itu dia punya kesempatan untuk menjalin hubungan dengan hampir 4.000 ratu kecantikan.

Mayoritas wanita hafal cap misogini Trump—dan itu kemungkinan besar akan membuatnya kehilangan Gedung Putih.

Menyusul video rekaman merugikan di mana Trump dan mantan pembawa acara Access Hollywood Billy Bush berliur terhadap aktris Days of Our Lives Arianne Zucker, dan bercanda tentang melecehkan kaum wanita, muncul tuduhan-tuduhan bahwa Trump masuk ke ruang ganti Miss Teen USA di mana gadis-gadis semudanya berusia 15 tahun sedang dalam berbagai kondisi tanpa busana.

Mariah Billado, Miss Teen Vermont 1997 bercerita kepada BuzzFeed, “Saya ingat pernah buru-buru mengenakan pakaian karena, ‘Astaga, ada pria di dalam sini.’” Tiga kontestan remaja lain dari tahun yang sama menegaskan cerita ini. Para mantan kontestan membahas kenangan mereka akan insiden itu setelah mantan Miss Arizona Tasha Dixon berkata kepada cabang CBS Los Angeles bahwa Trump masuk ke ruang ganti Miss USA pada 2001 ketika dirinya menjadi kontestan.

“Dia berjalan masuk begitu saja,” tutur Dixon. “Tak ada waktu untuk mengenakan jubah atau suatu jenis pakaian atau apapun. Sebagian gadis tanpa penutup dada. Gadis-gadis lain bugil. Perkenalan pertama kami dengannya adalah saat kami gladi resik dan setengah bugil berganti pakaian dengan bikini.”

Dixon selanjutnya berkata bahwa para karyawan Miss Universe Organization mendorong kontestan untuk menghujani Trump dengan perhatian ketika dia masuk. “Mendapati pemilik masuk dengan enteng, saat kami bugil, atau setengah bugil, dalam posisi fisik sangat rawan dan kemudian mendapat tekanan dari pekerjanya yang menyuruh kami membudak padanya, mendekatinya, menyapanya, mencari perhatiannya…”

Kampanye Trump tidak memberi tanggapan terhadap kedua cerita di atas, tapi dalam penampilan di acara Howard Stern pada tahun 2005, Trump menyombongkan perbuatan yang persis dilukiskan oleh para wanita barusan. “Saya akan pergi ke belakang panggung sebelum pertunjukan, dan setiap orang sedang berpakaian dan bersiap-siap dan lain-lain,” katanya.

Kedudukannya sebagai pemilik kontes memberinya hak akses semacam itu, jelas Trump, tampaknya sadar bahwa perbuatannya membuat kaum wanita tidak nyaman. “Kau tahu, tak ada pria di manapun. Dan saya diizinkan masuk karena saya pemilik kontes. Dan karenanya saya melakukan inspeksi… Apa setiap orang baik-baik saja? Kau tahu, mereka sedang berdiri di sana tanpa busana. Dan kau lihat wanita-wanita cantik ini. Jadi boleh dibilang saya lolos dengan hal-hal seperti itu,” tuturnya.

(Billado memberitahu BuzzFeed bahwa dirinya menceritakan insiden itu kepada puteri Trump, Ivanka, yang mengangkat bahu tanpa acuh dan berkata, “Yeah, dia melakukan itu.”)

Miss Venezuela, Alicia Machado (L), 19 tahun, dari kota Maracay, memenangkan Mahkota Miss Universe 1996 pada 17 Mei di Las Vegas, Nevada.
(Alicia Machado Miss Universe Inc./AFP/Getty Images)

Berikut ini adalah “sorotan” lain dari riwayat terkenal Trump sebagai keparat kontes.

1996
Saat membeli grup kontes Miss Universe, Trump berkata kepada Stern di tahun 2005, kontes ini “anak anjing sakit”. Keseksian para kontestan telah merosot serius pada tahun-tahun terdahulu, jelasnya kepada Stern, karena para juri mulai memberi penekanan lebih besar pada kecerdasan daripada kecantikan. “Mereka memilih seseorang yang sangat bangga bahwa sejumlah wanita telah menjadi dokter,” kata Trump. “Dan saya tidak tertarik.”

Miss Universe pertama yang diberi mahkota dalam pengawasan Trump adalah Miss Venezuela, Alicia Machado. Hillary Clinton menyinggung perlakuan Trump kepada Machado dalam debat presiden pertama. Machado ingat Trump pernah memanggil dirinya “Miss Piggy” karena berat badannya naik dan “Miss Housekeeping” karena dia wanita Latin. Trump mengundang para wartawan untuk meninjau Machado berlatih, walau diprotesnya. Dia bercerita kepada The New York Times awal tahun ini, “Saya hampir menangis saat itu dengan semua kamera di sana. Saya bilang, ‘Saya tak mau melakukan ini, Tn. Trump.’ Dia bilang, ‘Saya tak peduli.’”

1997
Pada tahun di mana, kata para mantan kontestan, Trump tanpa diduga-duga masuk ke ruang ganti Miss Teen USA, Miss Universe petahana Brook Antoinette Mahealani Lee ingat Trump pernah bertanya tentang penampilan puterinya, Ivanka, yang menjadi salah satu pembawa acara kontes. “‘Tidakkah menurutmu puteriku seksi? Dia seksi, kan?’” kata Mahealani Lee mengenang ucapan Trump.

Juga pada tahun itu, Miss Utah, Temple Taggart, ingat Trump menciumnya. “Dia mencium saya persis di bibir. Saya berpikir, ‘Astaga, kurang ajar.’ Dia sudah menikah dengan Marla Maples waktu itu. Saya rasa ada beberapa gadis lain yang dia cium bibirnya. Saya merasa, ‘Wow, itu tak pantas,’” kata Taggard kepada The New York Times. Dia bilang Trump mengulanginya beberapa bulan kemudian di Trump Tower. Trump mengundangnya ke sana untuk membahas karirnya. Untuk berhasil dalam industri hiburan, Trump menasehati Taggart yang berusia 21 tahun agar berbohong tentang usianya. “Kami akan bilang pada mereka umurmu 17,” katanya mengingat ucapan Trump.

2005
Pada tahun di mana Trump menyombong kepada Howard Stern soal menerobos masuk ke ruang ganti selagi kaum wanita berganti pakaian, dia menolak untuk bilang apakah dirinya pernah tidur dengan kontestan. “Itu bisa konflik kepentingan… Tapi, kau tahu, itu hal yang kita khawatirkan belakangan, kita cenderung memikirkan konflik agak belakangan,” guyon Trump. Beberapa detik kemudian dia memikirkan ulang pendiriannya, berguyon bahwa, sebagai pemilik kontes, mungkin merupakan “kewajiban”-nya untuk tidur dengan para kontestan.

Donald Trump meletakkan ban pada Miss California USA Carrie Prejean di sebuah konferensi pers di Trump Tower pada 12 Mei 2009 di New York.
(Carrie Prejean AFP/Getty)

2009
Miss California, Carrie Prejean, mengenang dalam memoarnya bagaimana Trump mengadu para kontestan dengan satu sama lain, meminta mereka saling menilai penampilan seketika itu juga.

Donald Trump berjalan keluar dengan rombongannya dan menginspeksi kami lebih cermat daripada seorang jenderal menginspeksi pleton. Dia akan berhenti di depan seorang gadis, memandangnya dari atas sampai bawah, dan berkata, “Hmmm.” Dia berjalan terus dan mengulangnya pada gadis sebelah. Dia mencatat pada bloknot kecil sambil berjalan. Setelah melakukan ini, Trump berkata: “OK saya ingin semua gadis maju ke depan.”

Donald Trump menatap Miss Alabama.

“Kemari,” katanya.

Miss Alabama maju lagi selangkah.

“Katakan, siapa wanita tercantik di sini?”

Mata Miss Alabama berkeliaran.

“Selain saya?” tanyanya. “Ehm, saya suka Arkansas. Dia manis.”

“Saya tak peduli apakah dia manis,” tukas Donald Trump. “Apa dia seksi?”

Menjadi jelas bahwa inti seluruh latihan itu adalah membagi ruang antara gadis-gadis yang dianggapnya menarik dan mereka yang tidak. Banyak dari gadis-gadis tersebut merasa latihan itu menghinakan. Sebagian gadis tersedu-sedu di belakang layar setelah Trump pergi, hancur karena sudah gagal bahkan sebelum kompetisi dimulai untuk membuat “The Donald” terkesan.

Ingatannya didukung oleh sebuah rekaman audio dari tahun yang sama, didapat oleh TMZ. Dalam rekaman, Trump terdengar meminta tolong kepada para kontestan untuk memilih beberapa wanita berpenampilan terbaik sebelum kontesnya sendiri berlangsung. “Kami harus memilih sejumlah [kontestan yang akan dijamin lolos putaran pertama]. Anda tahu kenapa kami melakukan itu? Karena bertahun-tahun lalu saat pertama kali saya mempercayai hal itu, kami memilih sepuluh orang, saya tidak memilih siapa-siapa dan saya sampai di sini dan wanita-wanita paling cantik tidak terpilih. Saya jadi gila. Maka kami sebut itu Aturan Trump.”

Kemudian dalam rekaman yang sama, Trump terdengar menonjol-nonjolkan puteranya, Eric (yang juga bertindak sebagai juri kontes), kepada para ratu kecantikan yang berkumpul: “Saya punya seorang putera, dia sangat tampan; tingginya 6 kaki 6 inchi, dan dia nomor satu dalam pelajaran di sekolah.”

2010
Trump menyombong kepada David Letterman bahwa saat membeli program Miss USA, “Saya mempertinggi hak sepatunya dan memperkecil baju mandinya.”

2013
Cassandra Searles, Miss Washington 2013, mengingat bahwa ketika dirinya menjadi kontestan, sang pebisnis meminta para wanita mengulang perkenalan bila gagal menatap mata Trump. Dalam sebuah postingan Facebook tahun ini, Searles menjuluki Trump “misoginis” yang “memperlakukan kami seperti ternak” dan “membariskan kami agar dia bisa melihat lebih dekat barang miliknya”. Kontestan lain dari tahun yang sama, seperti Paromita Mitra dari Mississippi, menguatkan ingatan Searles. Mitra berkomentar, “Saya betul-betul mendapat mimpi buruk dengan proses itu.”

Searles menambahkan dalam sebuah komentar di thread postingan pertamanya, “Kiranya dia tak ingin saya cerita tentang saat dia terus-terusan memegang bokong saya dan mengundang saya ke kamar hotelnya.”

2015
Kontes Miss USA 2015 sedianya berlangsung pekan pertama Juli—tiga minggu setelah Trump menggolongkan orang Meksiko sebagai pemerkosa dan kriminal dalam acara pembukaan kampanyenya. Satu demi satu, pembawa acara, juri, sponsor, dan lembaga penyiar kontes mundur. Trump terpaksa menjual kontes tersebut kepada WME di bulan September 2015.

Update, 13 Oktober 2016 10:30 pagi Waktu Timur

Kampanye Trump mengeluarkan pernyataan kepada Rolling Stone yang secara mutlak menampik tuduhan-tuduhan ini dan mempertanyakan motivasi politik di balik pemberitaannya, seraya menambahkan, “Tn. Trump punya catatan pemberdayaan wanita yang fantastis sepanjang karirnya, dan cerita yang lebih akurat akan menunjukkan bagaimana dia telah berpengaruh positif dalam kehidupan begitu banyak orang.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s